Pengaruh Metode Latihan Plyometrik Lompatan Lutut Turun dan Lompatan Kotak pada Kecepatan Tendangan Mawashi Geri pada Atlet Karate Junior

Penulis

  • Aira Septia Nurtafajti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Sagitarius Sagitarius Universitas Pendidikan Indonesia
  • Geraldi Novian Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i4.1742

Kata Kunci:

Kotak Lompat, Karate Pemula, Lompat Menekuk Lutut, Tendangan Melingkar, Plyometrics, Kecepatan

Abstrak

Tujuan Penelitian. Latar belakang penelitian ini adalah kecepatan tendangan yang rendah pada beberapa atlet karate junior, yang berdampak pada efektivitas serangan selama kompetisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas tendangan, khususnya kecepatan tendangan mawashi geri pada atlet karate junior.

Bahan dan Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest dua kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 10 atlet karate junior dengan rentang usia 15-17 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan lompat lutut dan kelompok latihan lompat kotak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kecepatan tendangan mawashi geri dengan mencatat waktu yang dibutuhkan untuk melakukan tiga tendangan secepat mungkin. Alat yang dibutuhkan meliputi stopwatch, meteran, dan samsak tinju. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t sampel berpasangan, dan uji t sampel independen.

Hasil. Persentase peningkatan rata-rata pada kelompok lompat lutut adalah 11,84%, sedangkan kelompok lompat kotak meningkat sebesar 6,64%, dengan peningkatan rata-rata keseluruhan mencapai 9,24%. Hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest (p <0,05), sedangkan hasil uji t sampel independen menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua metode tersebut (p>0,05).

Kesimpulan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan pliometrik, baik lompat lutut ditekuk maupun lompat kotak, efektif dalam meningkatkan kecepatan tendangan mawashi geri pada atlet karate junior. Namun, lompat lutut ditekuk menghasilkan peningkatan rata-rata yang lebih besar daripada lompat kotak, karena koordinasi lompat lutut ke dada dianggap paling sesuai dengan karakteristik teknik tendangan mawashi geri.

Diterbitkan

2025-12-30

Cara Mengutip

Nurtafajti, A. S., Sagitarius, S., & Novian, G. (2025). Pengaruh Metode Latihan Plyometrik Lompatan Lutut Turun dan Lompatan Kotak pada Kecepatan Tendangan Mawashi Geri pada Atlet Karate Junior. Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 5(4), 545-554. https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i4.1742

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama