Evaluasi Keterampilan Dasar Tenis: Penerapan International Tennis Number bagi Mahasiswa

Penulis

  • David Siahaan Universitas Negeri Medan
  • Manotar Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Yan Indra Siregar Universitas Negeri Medan
  • Pangondian H Purba Universitas Negeri Medan
  • Mawardinur Mawardinur Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i3.2192

Kata Kunci:

Tenis, Teknik Dasar, Nomor Tenis Internasional

Abstrak

Tujuan studi. Keberhasilan dalam olahraga tenis sangat ditentukan oleh penguasaan teknik dasar yang benar sejak dini. Tanpa teknik dasar yang baik secara biomekanik dan efisien, siswa akan kesulitan mengembangkan taktik permainan tingkat lanjut. Observasi di lapangan menunjukkan bahwa tingkat keterampilan siswa masih sangat bervariasi dan cenderung berada pada kategori rendah hingga sedang. Penggunaan standar Nomor Tenis Internasional (ITN) sangat relevan karena merupakan sistem penilaian internasional objektif yang dirancang untuk mengukur akurasi, kedalaman, dan kekuatan pemain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan teknik dasar tenis mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Universitas Negeri Medan berdasarkan standar International Tennis Number (ITN).

Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah survei yang melibatkan tes dan pengukuran. Subjek penelitian berjumlah 126 responden. Instrumen yang digunakan adalah ITN On-Court Assessment, dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif.

Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (97,6%) memiliki keterampilan teknik dasar tenis tingkat pemula, dengan klasifikasi paling sering adalah ITN Level 8 (46,8%). Separuh dari responden (50%) menunjukkan kemahiran yang "buruk" dalam kedalaman pukulan tanah. Terkait akurasi groundstroke, sebagian besar peserta masuk dalam kategori “sangat buruk” (57,9%). Responden umumnya menunjukkan kemampuan "buruk" baik dalam kedalaman tendangan voli (61,1%) dan kompetensi servis (62,7%). Sebaliknya, tingkat mobilitas sebagian besar berkategori “sedang” (42,9%).

Kesimpulan. Disarankan agar mahasiswa melakukan praktik mandiri di luar jam perkuliahan. Lebih lanjut, instrumen International Tennis Number (ITN) hendaknya diterapkan sebagai standar penyelesaian mata kuliah atau prasyarat bagi mahasiswa.

Diterbitkan

2026-08-27

Cara Mengutip

Siahaan, D., Sinaga, M. ., Siregar, Y. I. ., Purba, P. H. ., & Mawardinur, M. (2026). Evaluasi Keterampilan Dasar Tenis: Penerapan International Tennis Number bagi Mahasiswa. Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 6(3), 660-673. https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i3.2192

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama