Pengaruh Latihan Sirkuit terhadap Peningkatan Daya Tahan (VO2Max) pada Pemain Persigar Garut
DOI:
https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i4.1736Kata Kunci:
Latihan Sirkuit, Daya Tahan, VO2Max, Sepak BolaAbstrak
Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program latihan sirkuit dalam meningkatkan daya tahan (VO2Max) pada pemain sepak bola Persigar Garut. Daya tahan fisik penting bagi pemain agar mampu bertahan selama 90 menit bermain.
Bahan dan metode. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan Desain Pretest-Posttest Satu Kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 25 pemain aktif Persigar Garut, dengan pengukuran dilakukan menggunakan Tes Kebugaran Multistage. Program Latihan Sirkuit diberikan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu.
Hasil. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata VO2Max, dari 47,94 (Pretest) menjadi 55,13 (Posttest), peningkatan sebesar 15,00%. Analisis uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (Sig. 2-tailed < 0,001).
Kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Latihan Sirkuit memiliki pengaruh yang signifikan dan positif dalam meningkatkan kapasitas daya tahan (VO2Max) pemain sepak bola Persigar Garut. Peningkatan ini disebabkan oleh karakteristik Circuit Training, yang merangsang sistem kardiorespirasi secara intensif dan berulang, serta efektivitasnya dalam memaksimalkan kemampuan tubuh untuk menyerap dan memanfaatkan oksigen.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2025 Deidad Darussalam, Asep Angga Permadi, Z. Arifin, Azhar Ramadhana Sonjaya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





