Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik melalui Program Komposter dan Penghijauan sebagai Media Edukasi Lingkungan di SDN 2 Durajaya
DOI:
https://doi.org/10.52188/junu.v3i2.2323Kata Kunci:
sampah organik, komposter, penghijauan, edukasi lingkunganAbstrak
Permasalahan sampah organik masih menjadi tantangan lingkungan yang memerlukan solusi berbasis edukasi dan partisipasi masyarakat. Sampah organik yang berasal dari aktivitas sekolah dan lingkungan sekitar memiliki potensi untuk dimanfaatkan melalui proses pengomposan, namun keterbatasan pengetahuan dan keterampilan menyebabkan pengelolaannya belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan pengelolaan sampah organik melalui program komposter dan penghijauan sebagai upaya edukasi lingkungan di SD Negeri 2 Durajaya. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, praktik pembuatan komposter, kegiatan penghijauan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman serta partisipasi warga sekolah dalam pemilahan dan pengolahan sampah organik. Program komposter sederhana berhasil diterapkan sebagai media pengelolaan sampah, sedangkan kompos yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mendukung penghijauan lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan melalui keterlibatan aktif guru dan siswa. Program pendampingan ini dapat menjadi alternatif edukasi lingkungan berbasis sekolah yang berkelanjutan.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Ian Romdoni, Endang Yuda Nuryenda, Roheni, Vicky Lestari, Devi Haryadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

