Persepsi Siswa tentang Pemahaman Keterampilan dan Konsep Bola Basket dalam Pendidikan Jasmani: Studi Kasus di Sekolah Kejuruan Al Azhar 02 Tekraf
DOI:
https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i1.1978Kata Kunci:
Persepsi siswa, Keterampilan bola basket, Pemahaman konseptual, Pendidikan jasmani, Sekolah kejuruanAbstrak
Tujuan Studi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa tentang pemahaman mereka terhadap pembelajaran bola basket di SD Kejuruan Al Azhar 02 Tekraf, dengan memperhatikan bagaimana metode pengajaran, lingkungan belajar, dan strategi pembelajaran membentuk pemahaman dan keterlibatan siswa.
Bahan dan Metode. Studi ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Populasi terdiri dari siswa SD Kejuruan Al Azhar 02 Tekraf yang mengikuti pembelajaran bola basket pada semester kedua tahun ajaran 2024–2025. Dengan menggunakan pengambilan sampel bertujuan, 60 siswa dengan pengalaman langsung dalam kelas bola basket dipilih sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berdasarkan skala Likert lima poin untuk menilai persepsi siswa tentang pemahaman, motivasi, dan pengalaman belajar dalam pembelajaran bola basket. Instrumen tersebut ditinjau melalui validasi ahli dan disempurnakan melalui uji coba sebelum digunakan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, termasuk frekuensi, persentase, skor rata-rata, dan deviasi standar, untuk mengidentifikasi pola dan tren dalam persepsi siswa.
Hasil. Siswa umumnya melaporkan persepsi positif tentang pembelajaran bola basket. 1) Mereka menghargai penjelasan guru yang jelas, demonstrasi, dan kesempatan untuk praktik aktif. 2) Dukungan emosional, kolaborasi antar teman sebaya, dan 3) Fasilitas yang memadai juga dianggap meningkatkan motivasi dan partisipasi. Namun, meskipun siswa merasa percaya diri dalam melakukan keterampilan fisik, beberapa melaporkan kesulitan memahami strategi permainan yang kompleks, yang menunjukkan kesenjangan dalam pemahaman kognitif dan taktis.
Kesimpulan. Metode pengajaran yang efektif, lingkungan pembelajaran interaktif, dan hubungan guru-teman sebaya yang suportif berkontribusi pada pemahaman siswa yang lebih kuat dan kenikmatan belajar bola basket. Penguatan instruksi kognitif, terutama pada taktik dan strategi permainan, dapat lebih meningkatkan hasil belajar dalam konteks pendidikan jasmani sekolah kejuruan.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Dhika Bayu Mahardhika, Tedi Purbangkara, Dikdik Fauzi Dermawan, Alam Hadi Kosasih , Bela Santika

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



