Pengaruh Latihan Lompat Kotak dan Lompat Rintangan terhadap Tinggi Lompatan

Penulis

  • Muhammad Zen Almunawar Universitas PGRI Palembang
  • Siti Ayu Risma Putri Universitas PGRI Palembang
  • Jujur Gunawan Manullang Universitas PGRI Palembang
  • Grace Kharisma Tambunan Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i2.1957

Kata Kunci:

Lompat ke Kotak, Lompat Rintangan, Tinggi Lompatan, Daya Ledak, Otot Kaki, Bola Voli

Abstrak

Tujuan penelitian. Penelitian ini dilakukan sebagai respons terhadap daya ledak otot tungkai bawah yang kurang memadai yang diamati pada siswa ekstrakurikuler voli di SMA Negeri 1 Madang Suku III, yang berdampak buruk pada performa lompatan mereka selama pertandingan.

Bahan dan metode. Pendekatan eksperimental kuantitatif digunakan dengan desain pretest-posttest dua kelompok. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji t berpasangan untuk memeriksa perbedaan dalam kelompok dan uji t sampel independen untuk membandingkan efek antar kelompok.

Hasil. Temuan menunjukkan bahwa metode pelatihan Jump to Box secara signifikan meningkatkan daya ledak otot tungkai bawah (t = 56,564, p < 0,05). Demikian pula, metode pelatihan Barrier Hops menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik (t = 59,088, p < 0,05). Namun, hasil uji t sampel independen menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam efektivitas antara kedua intervensi pelatihan (p = 0,704).

Kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan Jump to Box dan Barrier Hops sama efektifnya dalam meningkatkan kekuatan eksplosif tungkai bawah di antara peserta ekstrakurikuler bola voli.

Diterbitkan

2026-04-28

Cara Mengutip

Almunawar, M. Z. ., Putri, S. A. R. ., Manullang, J. G. ., & Tambunan, G. K. . (2026). Pengaruh Latihan Lompat Kotak dan Lompat Rintangan terhadap Tinggi Lompatan. Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 6(2), 257-267. https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i2.1957

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama