Studi Kuantitatif Deskriptif tentang Tingkat Aktivitas Fisik di Kalangan Penghuni Rehabilitasi Narkoba Menggunakan IPAQ
DOI:
https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i1.1947Kata Kunci:
Aktivitas Fisik, IPAQ, Residen Rehabilitasi, Latihan Terstruktur, Reintegrasi SosialAbstrak
Tujuan Studi. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat aktivitas fisik sembilan penghuni di Pusat Rehabilitasi Narkoba Rumah Damai di Semarang yang berpartisipasi dalam program latihan terstruktur berbasis keterlibatan masyarakat.
Bahan dan Metode. Desain kuantitatif deskriptif digunakan. Tingkat aktivitas fisik dinilai menggunakan Kuesioner Aktivitas Fisik Internasional (IPAQ). Data meliputi aktivitas berjalan, sedang, dan berat yang dinyatakan dalam MET-menit per minggu dan dikategorikan ke dalam tingkat aktivitas rendah, sedang, dan tinggi.
Hasil. Kesembilan penghuni (100%) dikategorikan memiliki tingkat aktivitas fisik rendah, tanpa ada peserta yang mencapai kategori sedang atau tinggi. MET-menit per minggu yang tercatat berada di bawah ambang batas yang direkomendasikan untuk aktivitas fisik sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik keseluruhan peserta terbatas selama periode penilaian.
Kesimpulan. Hasil penelitian memberikan data dasar tentang tingkat aktivitas fisik penghuni rehabilitasi. Temuan ini dapat menjadi informasi untuk pengembangan dan implementasi program aktivitas fisik terstruktur dalam lingkungan rehabilitasi untuk mendukung kebugaran fisik dan kesejahteraan keseluruhan penghuni.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Wiga Nurlatifa Romadhoni, Tri Aji, Haris Kurnianto, Arifin Ika Nugroho

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



