Pengaruh latihan pendidikan menggunakan strategi pembelajaran mandiri terhadap pembelajaran tahapan pelaksanaan aktivitas lompat tiga langkah pada siswa perempuan.
DOI:
https://doi.org/10.52188/ijpess.v6i1.1941Kata Kunci:
Aktivitas pendidikan, strategi pembelajaran mandiri, lompat tiga langkahAbstrak
Tujuan Studi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana tugas-tugas pendidikan yang dilakukan dengan strategi pembelajaran mandiri dapat digunakan untuk menguasai tahapan lompat tiga langkah di antara mahasiswi pendidikan jasmani. Penelitian ini membahas variabilitas kinerja pada tahapan teknis ini dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran secara kuantitatif dan kualitatif.
Bahan dan Metode. Para peneliti menggunakan sampel sebanyak 24 mahasiswi tingkat dua (Kelas A), setengahnya kelompok eksperimen (n=12) dan setengahnya kelompok kontrol (n=12). Kelompok eksperimen menyelesaikan program selama 6 minggu dengan menggunakan metode pembelajaran mandiri, yang mencakup dua unit pembelajaran per minggu. Evaluasi dilakukan berdasarkan tahapan lompat tiga langkah.
Hasil. Evaluasi pada akhir post-test menunjukkan bahwa kinerja teknis fase lompat tiga langkah kelompok eksperimen dan kontrol meningkat secara signifikan. Bukti menunjukkan bahwa kebijakan pembelajaran mandiri memungkinkan siswa untuk menginternalisasi keterampilan motorik yang meningkatkan urutan lompatan dengan lebih baik.
Kesimpulan. Makalah ini menyimpulkan bahwa latihan pendidikan berbasis pembelajaran mandiri memiliki dampak positif spesifik pada pembelajaran lompat tiga langkah. Rencana ini lebih efektif daripada rencana konvensional dalam meminimalkan variasi kinerja dan mempercepat pembelajaran keterampilan di kalangan peserta didik perempuan.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2026 Diana Ghanem Yahya, Aseel Jalil Katea

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



