The Contribution of the Traditional Game of Gobak Sodor to the Holistic Development of Students at Al-Ji Prize Religious Primary School
DOI:
https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i4.1582Kata Kunci:
Gobak Sodor, Pengembangan Holistik, Pendidikan Jasmani, Keterampilan Sosial, Permainan TradisionalAbstrak
Tujuan penelitian. Penerapan permainan tradisional Gobak Sodor di sekolah dasar agama berperan penting sebagai metode pendidikan holistik, namun efektivitasnya terhadap perkembangan siswa perlu dibuktikan secara empiris.
Materi dan Metode. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif untuk menganalisis dampak permainan ini terhadap perkembangan afektif, kognitif, dan psikomotorik. Subjek penelitian melibatkan 30 siswa kelas tiga di sebuah sekolah dasar agama di Malaysia, yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh (seluruh populasi digunakan sebagai sampel). Data dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan instrumen penilaian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan keakuratan data.
Hasil. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa siswa mencapai skor tinggi dalam sikap sosial (Mean=3,10) dan keterampilan motorik individu (Mean=2,70), tetapi skor dalam strategi berpikir dan kerja sama tim masih relatif rendah (Mean=2,20).
Kesimpulan. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi studi masa depan dengan mengonfirmasi bahwa pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam permainan tradisional tidak terjadi secara otomatis, tetapi membutuhkan bimbingan pengajaran aktif dari guru (perancah pengajaran), daripada pengawasan pasif.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Ferdiansyah Hidayat, Ranu Baskora Aji Putra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





