Efektivitas Pelatihan di Lingkungan Alam yang Berbeda terhadap Beberapa Variabel Biomekanik Pelari Sprint dalam Acara (100m, 200m, 400m)

Penulis

  • Eman Sabeeh Hussein Al-Saadi University of Baghdad
  • Maher Jaafar Ameen Shalash Al-Najaf Al-Ashraf High School for Distinguished Students

DOI:

https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i1.1105

Kata Kunci:

Lingkungan Pelatihan, Lari Cepat, Analisis Varians

Abstrak

Tujuan penelitian. Acara lari sprint (100m, 200m, 400m) adalah aktivitas atletik berkinerja tinggi yang mengandalkan perpindahan gerakan terkoordinasi yang diatur oleh prinsip-prinsip mekanis tertentu. Para peneliti terus berupaya mengidentifikasi metode pelatihan yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja pelari cepat. Masalah penelitian dalam penelitian ini berpusat pada penentuan efektivitas pelatihan di berbagai lingkungan alam (rumput lebat, pasir lembut, dan tanah keras) dan mengidentifikasi permukaan pelatihan mana yang paling bermanfaat untuk meningkatkan variabel biomekanik tertentu pada pelari cepat.

Bahan dan metode. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pelatihan di berbagai lingkungan alam (tidak termasuk lintasan tartan) dan untuk menentukan permukaan mana yang menghasilkan peningkatan paling signifikan bagi pelari cepat. Untuk mencapai hal ini, para peneliti menerapkan program pelatihan delapan minggu dengan dua sesi pelatihan per minggu, menggunakan jarak sprint yang konsisten di semua permukaan (10m, 20m, 30m, 40m, dan 50m). Sampel penelitian terdiri dari 18 pelari cepat yang mengkhususkan diri dalam nomor lari cepat, dibagi menjadi tiga kelompok yang sama: enam untuk 100m, enam untuk 200m, dan enam untuk 400m. Atlet-atlet ini berada dalam fase persiapan khusus dan telah berpartisipasi dalam putaran pertama Kejuaraan Klub Irak di Sulaymaniyah pada 15 Maret 2024, sebagai persiapan untuk putaran ketiga yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2024, di lokasi yang sama.

Hasil. Para peneliti menganalisis empat variabel biomekanik: waktu, kecepatan, panjang langkah, dan frekuensi langkah. Variabel-variabel ini diukur selama start melayang 50 meter menggunakan lima kamera analisis gerak tegak lurus yang diposisikan setiap 10 meter. Metode statistik yang digunakan adalah analisis varians (ANOVA) untuk menentukan permukaan latihan mana yang memiliki dampak terbesar pada kinerja.

Conclusion. Penelitian menyimpulkan bahwa latihan di pasir lunak memiliki efek yang signifikan secara statistik, sedangkan permukaan lainnya tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Para peneliti merekomendasikan untuk melakukan penelitian serupa pada kategori atlet yang berbeda dan acara atletik lainnya.

Diterbitkan

2025-03-19

Cara Mengutip

Al-Saadi, E. S. H. ., & Shalash, M. J. A. . (2025). Efektivitas Pelatihan di Lingkungan Alam yang Berbeda terhadap Beberapa Variabel Biomekanik Pelari Sprint dalam Acara (100m, 200m, 400m). Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 5(1), 113-124. https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i1.1105