Kelimpahan dan kandungan gizi biofilm sebagai alternatif pakan alami

Authors

  • Nurul Ekawati UNU Cirebon

Keywords:

Kandungan gizi biofilm, kimpahan biofilm, dan pakan alami

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan kadungan gizi yang terdapat dalam biofilm. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan cara membadingkan data dan literatur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan tertinggi pada kelas Bacillariophyceae dan biofilm memiliki kandunga gizi sebesar 80,18% kadar air, 19,05% protein, dan 2,92% lemak. Kandungan gizi tersebut baik untuk pertumbuhan ikan.

References

APHA (American Public Health Association). (2012). Standart Method for the Examinition of Water and Wastewater. APHA, AWWA ad WPCP. 20th en. Washington D.C. 1527p.

Aprisanti, R., Mulyadi, A., dan Siregar, S. H. (2013). Struktur Komunitas Diatom Epilitik Perairan Sungai Senapelan dan Sungai Sait, Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Lingkungan. 7, (2), 241-252.

Buwono, I. D. 2000. Kebutuhan Asam Amino Essensial dalam Ransum Ikan. Yogyakarta: Kanasius.

Djajasewaka, H., Winarlin., R. Samsudin., U. Purwaningsih., dan Z. I. Azwar.(2007). Perbaikan Manajemen KolamPendederan Ikan Nilem(Osteochillus hasselti) dengan Kedalaman Air 120 cm.

Effendi, H. (2003). Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Jakarta: Kanisius.

Hutagalung, H. P. (1988). Pengaruh Air Terhadap Organisme Laut. Oseana. 13, (4), 153-164.

Irianto, A. (2007). Potensi Mikroorganisme : Diatas Langit Ada Langit. Orasi Ilmiah. Download tanggal 15 Maret 2008.

Jamilah. (2003). Biofilm sebagai Mikrolingkungan Bakteri yang Unik : Seberapa Jauh Kita Mengenalnya?. Makalah Falsafah Sains. Institut Pertanian Bogor. Download tanggal 21 Maret 2008.

Junda, M., Hijriah., dan Y. Hala. (2013). Identifikasi Perifiton sebagai Penentu Kualitas Air pada Tambak Ikan Nila (Oreochromis Niloticus). Jurnal Bionature. 14, (1), 16-24.

Lukito, A., dan S. Prayugo. (2007). Panduan Lengkap Lobster Air Tawar. Jakarta: Penebar Swadaya.

Masyamsir. (2001). Budidaya Pakan Alami. Modul Program Keahlian Budidaya Ikan. Departemen Pendidikan Nasional. Proyek Pengembangan Sistem dan Standar Pengelolaan SMK. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. Jakarta. 45hlm.

Nasriana. (2003). Struktur Komunitas Mikrofauna Perifiton pada Beberapa Substrat di Tambak Semi Intensif Berkonstruksi Beton di PT. Hosana, Tanggerang. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 26 hlm.

Niken, T. M., Enan, M. A., Bambang, W., dan Dedi, S. (2007). Produktivitas Diatom Perifitik yang Ditumbuhkan pada Tipe Substrat Berbeda Setiap Alternatif Penyediaan Pakan Udang Galah. Jurnal Biologi Indonesia. 4, (3), 177-191.

Putranti, G. P., Subandiyono, dan Pinandoyo. (2015). Pengaruh Protein dan Energi yang Berbeda pada Pakan Buatan terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio). Journal of Aquaculture Management and Technology, 4, (3), 38-45.

Weitzel, R.L. (1979). Periphyton Measurements and Application. Methodes and Measurements of periphyton Communities: A Review, ASTM STP 690. American Society for Testing and Materials. 3-33p.

Published

2020-12-02

How to Cite

Nurul Ekawati. (2020). Kelimpahan dan kandungan gizi biofilm sebagai alternatif pakan alami. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Sains (JPFS), 3(2), 54-58. Retrieved from http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/87

Issue

Section

Articles