http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/issue/feedJurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS)2026-10-28T13:09:09+00:00Fanni Zulaihafanni-zulaiha@unucirebon.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) or called "<strong>Journal of Physics and Science Education</strong>" (in english) is a journal that focuses on research on <strong>physics education,</strong> <strong>other science education</strong> (chemistry, biology, and Natural Science), and <strong>science</strong> (theory and application of physics, chemistry, and biology). JPFS has been registered with <strong>LIPI</strong> with [<a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1524415692" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN 2622-7789</a> | <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1534165910" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN 2622-822X</a>] and has been nationally accredited <a href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 4 </strong></a>based on <a title="the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education. Number 10/c/C3/DT.05.00/2025" href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener">the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Number 10/C/C3/DT.05.00/2025.</a> JPFS publishes a scientific paper on the results of the study and review of the literature in the sphere of natural science education in primary education, secondary education and higher education. Additionally, this journal also covers the issues of environmental education & environmental science. Published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon. This journal is published twice a year in <strong>March-August</strong> and <strong>September-February </strong>while the first issue is in September 2018. JPFS has been indexed by<strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/8516" target="_blank" rel="noopener"> SINTA</a></strong>, <a title="garuda" href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/20645" target="_blank" rel="noopener"><strong>Garuda</strong>,</a> <strong><a href="https://journals.indexcopernicus.com/search/details?id=125634&lang=en">Copernicus</a></strong>, <a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=yfrlfxIAAAAJ&hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Google Scholar</strong></a>, <a href="https://www.neliti.com/id/journals/jurnal-pendidikan-fisika-dan-sains" target="_blank" rel="noopener"><strong>Neliti</strong></a>, <strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2622-822X" target="_blank" rel="noopener">ROAD</a></strong><strong>, </strong>and <strong><a href="http://esjindex.org/search.php?id=4724" target="_blank" rel="noopener">ESJI</a></strong>.</p>http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2598Analisis Pemahaman Pengunjung PP-IPTEK Terhadap Konsep Listrik Statis yang Ada Di Alat Peraga Generator Van de Graaff2026-10-28T13:09:09+00:00Fira Zahratunnisasafirazahra2906@gmail.com<p><em>Indonesia Science Center</em> (PP-IPTEK) sebagai wadah pembelajaran sains informal berbasis <em>edutainment</em> untuk meningkatkan sains masyarakat melalui media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep listrik statis pengunjung PP-IPTEK terhadap alat peraga Generator Van de Graaff, (2) menganalisis perbedaan pemahaman konsep listrik statis pengunjung berdasarkan tingkat pendidikan (Perguruan Tinggi dan SMA/Sederajat), dan (3) menganalisis perbedaan pemahaman konsep listrik statis pengunjung berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan komparatif. Subjek penelitian terdiri dari 15 pengunjung PP-IPTEK yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>, yang mencakup Perguruan Tinggi ) dan SMA/Sederajat serta Laki-laki dan Perempuan . Data dikumpulkan melalui pengamatan terstruktur (<em>hands-on experience</em>) dan kuesioner digital (<em>Google Form</em>) berinstrumen 10 soal pemahaman konsep berbasis skala 1–3. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji beda <em>Independent Samples t-Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep pengunjung secara keseluruhan berada pada kategori Baik dengan rata-rata skor total Hasil uji beda menunjukkan tidak terdapat perbedaan pemahaman konsep yang signifikan secara statistik ditinjau dari tingkat pendidikan maupun jenis kelamin . Meskipun sebaran data kelompok SMA berdistribusi tidak normal karena pemahaman yang cenderung terbatas pada level faktual, interaksi langsung dengan alat peraga terbukti efektif memberikan pengalaman belajar yang setara.</p>Copyright (c) http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2593Analisis Persepsi Guru Terhadap Potensi Alat Peraga PP-IPTEK Sebagai Media Pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)2026-10-28T04:05:16+00:00rusmantorusmantoiburumsah@gmail.comKhaerunisa Khaerunisakhaerunisanisa1427@gmail.comHerianto herianto@untirta.ac.idRafa Syaharany Syarifrafaasyaharanysyarif@gmail.comMasia Situmorangmashiaeliana@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru terhadap potensi alat peraga PP-IPTEK/ISC sebagai media pembelajaran berbasis STEM, serta perbedaan persepsi ditinjau dari jenjang mengajar dan jenis kelamin. Melalui pendekatan kuantitatif survei terhadap 15 guru (purposive sampling), data diukur dengan angket 15 butir pernyataan, analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan Independent Samples t-Test. Hasil menunjukkan persepsi guru berada pada kategori Sangat Baik (rerata 4,134,73), terutama pada interaktivitas hands-on (4,73) dan dukungan terhadap STEM (4,67). Tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan berdasarkan jenjang (p = 0,937) maupun jenis kelamin (p = 0,842). Alat peraga PP-IPTEK terbukti potensial dan inklusif sebagai acuan proyek STEM di sekolah.</p>Copyright (c) http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2592Analisis karakteristik dan pola curah hujan di daerah Pamarayan kabupaten serang berdasarkan data BMKG tahun 2021–2025 2026-10-27T16:05:29+00:00Putri Padilahputripadilah2699@gmail.comAni mulyaniani1503.com@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat-sifat serta pola curah hujan di wilayah Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, dengan menggunakan data yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada masa periode 2021 hingga 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data curah hujan harian yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif, yaitu rata-rata, nilai minimum, maksimum, dan standar deviasi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa jumlah hujan di daerah Pamarayan berubah-ubah dari tahun ke tahun serta dari bulan ke bulan. Secara rata-rata, curah hujan harian pada tahun 2022 mencapai 4,993 mm per hari, mengalami penurunan menjadi 3,705 mm per hari pada tahun 2023, lalu meningkat lagi menjadi 5,362 mm per hari pada tahun 2024, dan terus naik lagi menjadi 7,877 mm per hari pada tahun 2025. Curah hujan terendah pada tahun 2023 terjadi pada bulan September dengan nilai 0,00 mm per hari, sementara rata-rata bulanan tertinggi pada tahun 2025 dicatat pada bulan Desember sebesar 12,632 mm per hari. Curah hujan harian maksimum mencapai 100,6 mm/hari pada Oktober 2022 dan 126,4 mm/hari pada Maret 2025. Hasil tersebut menunjukkan bahwa karakteristik curah hujan di Pamarayan ditandai oleh perubahan jumlah curah hujan dari waktu ke waktu serta perbedaan intensitas hujan harian.</p> <p> </p> <p> </p>Copyright (c) http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2588Persepsi Kebergunaan Canvas Asesmen dan Kualitas Rancangan Penilaian Guru pada Tahapan PGBU dan Praktik TEL2026-10-27T08:32:15+00:00Iin Suminariinsuminar28@upi.eduNurdininurdini@upi.eduUtami Widyaiswariutami.widyaiswari@upi.eduLathifa Nur Ramdhanialathifa@upi.eduM. Reza Dwi Saputramrezadwisaputra@upi.eduIntan Indah Megasariintanindah@upi.edu<p><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas rancangan penilaian guru menggunakan Canvas Asesmen Berbasis Proyek, persepsi kebergunaannya, serta hubungan keduanya. Canvas dirancang untuk memetakan aktivitas dan bukti belajar pada tahapan Pikir–Gambar–Buat–Uji (PGBU) serta menghubungkannya dengan metode penilaian dan praktik </span><em><span style="font-weight: 400;">Technology and Engineering Literacy</span></em><span style="font-weight: 400;"> (TEL). Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif-evaluatif melalui analisis dokumen dan survei potong lintang. Sampel mencakup 44 guru dengan dokumen rancangan dan angket lengkap serta terverifikasi. Kualitas rancangan dinilai oleh satu penilai menggunakan rubrik sembilan dimensi berskala 1–4. Persepsi guru diukur melalui angket Likert 11 butir dan dianalisis menggunakan Rasch Rating Scale Model. Hubungan kedua variabel diuji dengan korelasi Spearman. Rerata kualitas rancangan mencapai 3,52 pada skala 4; sebanyak 81,8% termasuk kategori sangat baik. Keselarasan bukti belajar dengan metode atau instrumen penilaian memperoleh rerata terendah (3,07). Respons setuju dan sangat setuju mencapai 90,2%. Analisis Rasch menghasilkan reliabilitas responden 0,816 dan separasi 2,105, tetapi penargetan butir belum optimal. Korelasi persepsi dan kualitas rancangan sangat lemah serta tidak signifikan (</span><span style="font-weight: 400;">r</span><span style="font-weight: 400;">s</span><span style="font-weight: 400;">=0,087;p=0,576)</span><span style="font-weight: 400;">. Canvas dipersepsikan membantu pemetaan penilaian berbasis proyek, tetapi persepsi positif tidak otomatis menghasilkan rancangan berkualitas. Pendampingan diperlukan untuk pengembangan instrumen, bukti individual, dan mekanisme umpan balik sebelum implementasi di kelas.</span></p>Copyright (c) http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2587Analisis Capaian Calon Guru Fisika dalam Penguasaan Materi dan Perencanaan Pembelajaran2026-10-27T08:14:35+00:00Nur Habib Muhammad Iqbalnurhabibmuhammadiqbal@upi.eduNuzulira Janeusse Fratiwinuzulira.janeusse.fratiwi@upi.eduCopyright (c) http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2583Analisis Minat Siswa Sekolah Dasar Terhadap Ilmu Astronomi dalam Program Astronomy Goes to School 2026-10-27T03:57:49+00:00Amalia Putri Saharaamaliara099@gmail.com<p>Konsep tata surya bersifat abstrak dan memiliki skala yang besar sehingga sulit dipahami peserta didik sekolah dasar. Karakteristik tersebut menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang dapat membantu siswa memvisualisasikan konsep astronomi lebih konkret. Namun, kajian mengenai rangkaian kegiatan pembelajaran astronomi yang memadukan berbagai metode masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis minat belajar astronomi siswa sekolah dasar melalui kegiatan <em>Astronomy Goes to School</em> yang memadukan metode tanya jawab dan simulasi visual, praktik pengamatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei terhadap 98 siswa kelas 4 sampai 6. Instrumen berupa angket tertutup dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,731 dan angket terbuka. Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif dan uji beda melalui uji Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan minat siswa terhadap astronomi berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 11,35 dari 12, dan 92,8% siswa memiliki minat tinggi. Metode simulasi mendapat rata-rata skor 2,86 dari 3, sedangkan metode tanya jawab mendapat 2,74 dari 3. 73,5% siswa paling tertarik dengan aktivitas planetarium mini, 25,5% dengan pengamatan teleskop, dan 1% dengan interaksi tanya-jawab. Perbedaan minat signifikan teramati pada kelas 4 dan 5 maupun 4 dan 6. Metode simulasi menjadi katalis utama dalam membangun minat siswa, sedangkan metode tanya jawab perlu penyederhanaan dalam strategi komunikasi.</p>Copyright (c)