Pemantauan Status Gizi Dan Tekanan Darah Untuk Optimalisasi Kesehatan Dan Performa Atlet Sko Papua
DOI:
https://doi.org/10.52188/psnpm.v5i1.1585Kata Kunci:
status gizi, tekanan darah, atlet, papua, performa olahragaAbstrak
Atlet muda di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Papua merupakan aset berharga yang memerlukan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya. Status gizi dan tekanan darah merupakan indikator kesehatan fundamental yang berdampak signifikan terutama kebutuhan gizi dan hidrasi terhadap performa latihan dan prestasi olahraga. Namun, pemantauan berkala terhadap kedua parameter ini belum menjadi program rutin di SKO Papua. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahap: (1) pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, IMT) dan tekanan darah terhadap 22 atlet dan 1 pelatih dan 1 pengelola; (2) analisis dan interpretasi data status gizi berdasarkan standar CDC; (3) Pendampingan bagi pelatih dalam memantau kondisi dasar atlet. Hasil: Sebanyak 68.18% atlet memiliki status gizi normal, 27.27% mengalami gizi lebih, dan 4.55% termasuk underweight. Terdapat 13.64% atlet dengan tekanan darah di atas normal, 13.64% atlet dengan tekanan darah di bawah normal dan 72.73% tekanan darah normal. Atlet dan pelatih menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi pendampingan pemantauan kesehatan dasar. Kesimpulan: Pemantauan status gizi dan tekanan darah secara berkala diperlukan sebagai bagian integral dari program pembinaan atlet SKO Papua. Intervensi berkelanjutan berupa edukasi gizi dan kapasitas pelatih dalam deteksi dini masalah kesehatan dapat mendukung optimasi performa atlet dan pencapaian prestasi olahraga yang lebih maksimal.

