Penggunaan Gawai dan Perubahan Regulasi Perilaku Anak Usia Dini pada Lingkungan Homeschooling di United Kingdom
Penggunaan Gawai dan Perubahan Regulasi Perilaku Anak Usia Dini pada Lingkungan Homeschooling di United Kingdom
DOI:
https://doi.org/10.52188/counselivee.v2i1.2305Kata Kunci:
Kata Kunci: gawai, regulasi emosi, konsentrasi belajar, screen timeAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pengasuhan dan pembelajaran anak usia dini, termasuk pada keluarga yang menerapkan homeschooling di luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan regulasi emosi, konsentrasi belajar, dan perilaku sosial anak usia 6 tahun dalam konteks homeschooling di Liverpool, Inggris. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang dipadukan dengan refleksi studi kasus berbasis observasi harian.
Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan gadget dengan durasi tinggi tanpa kontrol dapat berhubungan dengan meningkatnya perilaku agresif, gangguan perhatian, serta kesulitan regulasi emosi (Cerniglia et al., 2021; Skalická et al., 2019). Namun, penggunaan gadget yang terarah dan berbasis edukasi juga dapat meningkatkan kosakata, rasa ingin tahu, dan pemahaman kognitif anak (Madigan et al., 2020). Di sisi lain, aktivitas fisik terbukti berperan penting dalam meningkatkan fokus dan stabilitas emosi anak.
Penelitian ini menemukan adanya paradoks dalam penggunaan gadget pada konteks homeschooling, di mana screen time menjadi kebutuhan pembelajaran sekaligus faktor risiko perkembangan jika tidak dikontrol dengan baik. Penelitian ini berkontribusi dalam kajian pendidikan anak usia dini dan bimbingan konseling dengan menyoroti dinamika penggunaan teknologi digital dalam konteks homeschooling lintas negara.