http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/counselive/issue/feed COUNSELIVE : Jurnal Konseling Kehidupan 2025-10-31T07:24:32+00:00 Elin Maulida Rahmawati elinmaulida@unucirebon.ac.id Open Journal Systems <p>Counselive: Jurnal Konseling Kehidupan adalah jurnal ilmiah yang memfokuskan diri pada pengembangan teori, praktik, dan inovasi dalam bidang bimbingan dan konseling serta kehidupan manusia secara holistik. Jurnal ini mengusung semangat <em>“Nurturing Hope, Guiding Life”, </em>yang bertujuan bertujuan menjadi wadah bagi para akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, studi kasus, maupun telaah pustaka yang relevan dengan dinamika konseling di berbagai konteks kehidupan.</p> http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/counselive/article/view/1544 Kesiapan Konselor dalam Menghadapi Revolusi Era Society 5.0 2025-10-20T09:26:26+00:00 Mutiara Aqilla Tasya mutiaraaqillatasya23@gmail.com <p>Era <em>Society 5.0</em> merupakan sebuah paradigma baru yang menekankan kolaborasi harmonis antara manusia dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. Pada era ini, perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), dan Internet of Things (IoT) tidak hanya dimanfaatkan untuk efisiensi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Dampaknya terasa di berbagai bidang seperti kesehatan, tata kota, transportasi, pertanian, industri, hingga pendidikan. Dalam konteks pendidikan, peran konselor menjadi sangat strategis, sebab mereka tidak hanya dituntut memahami perubahan sosial dan teknologi, tetapi juga mampu menyesuaikan layanan bimbingan dan konseling dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Kualitas pribadi konselor, seperti kemampuan berpikir kritis, empati digital, literasi teknologi, dan fleksibilitas adaptif, menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, laporan, dan literatur relevan yang membahas kesiapan konselor dalam menghadapi revolusi <em>Society 5.0</em>. Hasil kajian menunjukkan bahwa konselor perlu terus mengembangkan kompetensi profesional dan digital agar mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling yang inovatif, efektif, serta relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat modern.</p> 2025-07-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 COUNSELIVE : Jurnal Konseling Kehidupan http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/counselive/article/view/1572 Studi Literatur: Pengukuran Fenomena Impostor 2025-10-31T05:34:52+00:00 Mutiara Aqilla Tasya mutiaraaqillatasya23@gmail.com Ahman mutiaraaqillatasya23@gmail.com Yaya Sunarya mutiaraaqillatasya23@gmail.com <p>Fenomena impostor merupakan kondisi psikologis yang unik, di mana individu dengan prestasi tinggi merasa tidak pantas atas keberhasilan yang dicapainya dan hidup dalam ketakutan akan dianggap sebagai penipu. Fenomena ini berdampak pada aspek emosional dan memengaruhi kesejahteraan psikologis seseorang, termasuk dalam pekerjaan, akademik, hubungan interpersonal, serta pencapaian aktualisasi diri. Individu dengan kecenderungan impostor sering kali mengalami kecemasan tinggi, perfeksionisme berlebihan, dan rendahnya rasa percaya diri, yang pada akhirnya dapat menghambat pengembangan potensi diri secara optimal. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terhadap fenomena ini sangat penting bagi praktisi dan peneliti psikologi dalam merancang intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan mental individu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan berbagai instrumen pengukuran fenomena impostor dan menentukan alat ukur yang paling sesuai digunakan dalam konteks penelitian maupun praktik psikologis. Dengan menggunakan metode studi literatur yang menelaah berbagai sumber seperti jurnal nasional, internasional, dan buku relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Clance Impostor Phenomenon Scale (CIPS)</em> merupakan instrumen paling valid, reliabel, dan banyak digunakan secara global karena memiliki struktur konseptual yang kuat, cakupan dimensi yang luas, serta dukungan empiris yang konsisten lintas budaya.</p> 2025-07-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 COUNSELIVE : Jurnal Konseling Kehidupan http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/counselive/article/view/1573 Instrumen Kecemasan Akademik: A Systematic Literature Review 2025-10-31T06:31:00+00:00 Elin Maulida Rahmawati elin@unucirebon.ac.id Ahman elin@unucirebon.ac.id Yaya Sunarya elin@unucirebon.ac.id <p>Kecemasan akademik merupakan perasaan yang mencekam dan kegelisahan terhadap segala bentuk kemungkinan yang akan terjadi, sehingga mengusik proses akademik seperti ujian, tugas, dan proses pembelajaran yang menuntut adaptasi tinggi terhadap tuntutan akademik. Kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan emosional, menurunkan konsentrasi dan motivasi, serta berdampak negatif terhadap prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis instrumen yang digunakan dalam mengukur kecemasan akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan model PRISMA <em>(Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses).</em> Dari 26 artikel yang ditemukan, hanya 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil temuan menunjukkan bahwa <em>Spielberger Test Anxiety Inventory</em> (STAI) sering digunakan di kalangan peneliti karena memiliki reliabilitas tinggi dan telah banyak digunakan secara internasional, meskipun instrumen ini lebih mengukur kecemasan secara umum dibandingkan kecemasan akademik secara spesifik. Dapat disimpulkan bahwa masih diperlukan pengembangan alat ukur yang lebih kontekstual dan spesifik terhadap situasi akademik, agar dapat menggambarkan secara lebih akurat aspek kognitif, emosional, dan fisiologis dari kecemasan akademik mahasiswa.</p> 2025-07-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 COUNSELIVE : Jurnal Konseling Kehidupan http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/counselive/article/view/1574 Faktor Risiko Bunuh Diri sebagai Dampak dari Bullying dan Cyberbullying pada Remaja 2025-10-31T07:17:20+00:00 Lulu Noorkholisoh lulunoorkholisoh@ikipsiliwangi.ac.id Elin Maulida Rahmawati lulunoorkholisoh@ikipsiliwangi.ac.id Ipah Saripah lulunoorkholisoh@ikipsiliwangi.ac.id <p><em>Bullying</em>&nbsp;dan <em>cyberbullying</em> semakin diakui sebagai faktor risiko serius yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka bunuh diri pada remaja di berbagai negara. Perbedaan konteks sosial, budaya, dan penggunaan media digital menyebabkan variasi prevalensi risiko bunuh diri akibat perundungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi faktor risiko bunuh diri sebagai dampak dari <em>bullying</em> dan <em>cyberbullying</em> pada remaja. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dengan menelusuri artikel ilmiah melalui database Google Scholar, Scopus, Routledge, dan Sage Publishing. Dari 200 artikel yang ditemukan berdasarkan kata kunci yang relevan, diperoleh tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mayoritas remaja yang menjadi korban <em>bullying</em> dan <em>cyberbullying</em> pernah mencoba bunuh diri setidaknya sekali. Remaja perempuan menunjukkan prevalensi upaya dan keinginan untuk bunuh diri dibandingkan dengan remaja laki-laki. Temuan ini menegaskan bahwa perundungan, baik secara langsung maupun melalui dunia maya merupakan faktor risiko signifikan bagi kesehatan mental remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui pendidikan karakter, konseling sekolah, serta kebijakan perlindungan yang efektif untuk menekan dampak negatif bullying terhadap kesejahteraan psikologis remaja.</p> 2025-07-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 COUNSELIVE : Jurnal Konseling Kehidupan http://journal.unucirebon.ac.id/index.php/counselive/article/view/1575 Analisis Gaya Belajar Visual dan Auditori terhadap Motivasi Belajar di SMP Negeri 1 Greged 2025-10-31T07:24:32+00:00 Kyana Listia Octora kyanaoctora002@gmail.com Elin Maulida Rahmawati kyanaoctora002@gmail.com Ai Nurasih kyanaoctora002@gmail.com Khalimatus Sangdiyah kyanaoctora002@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya motivasi belajar siswa di daerah pedesaan, khususnya di SMP Negeri 1 Greged, yang masih didominasi oleh penerapan metode pembelajaran konvensional berbasis ceramah. Berdasarkan observasi awal, teridentifikasi bahwa pendekatan <em>teacher-centered </em>yang monoton tidak memperhatikan keberagaman gaya belajar siswa, sehingga berpotensi menghambat perkembangan motivasi belajar, khususnya bagi siswa dengan kecenderungan gaya belajar visual dan auditori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan gaya belajar visual dan auditori terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pembelajaran multimodal berhasil mentransformasi lingkungan belajar menjadi lebih partisipatif dan dinamis. Temuan mengungkapkan peningkatan signifikan dalam empat aspek utama, yaitu: keaktifan siswa dalam diskusi kelompok, peningkatan retensi informasi melalui mekanisme dual coding, berkembangnya keberanian berekspresi, serta terciptanya <em>psychological safety</em> dalam proses pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemahaman terhadap keragaman gaya belajar dan penerapan pendekatan multimodal merupakan komponen kunci dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan inklusif, khususnya di daerah pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya integrasi pendekatan berbasis gaya belajar dalam praktik pedagogis untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa.</p> 2025-07-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 COUNSELIVE : Jurnal Konseling Kehidupan