EFEKTIVITAS METODE EKSPERIMEN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATERI PEMBIASAN CAHAYA PADA SISWA KELAS 5
DOI:
https://doi.org/10.52188/jipda.v1i2.1751Kata Kunci:
Kata kunci: Metode eksperimen, kemampuan berpikir kritis siswa, pembiasan cahaya, siswa kelas 5Abstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas metode eksperimen terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi pembiasan cahaya pada siswa kelas 5. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk desain quasi experimental design dengan jenis desain one group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes dengan bentuk uraian, lembar angket untuk siswa dan pedoman wawancara untuk guru kelas 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperimen meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pembiasan cahaya pada siswa kelas 5 dengan nilai rata-rata pretest 62,14 dan standar deviasi 9,297 serta nilai rata-rata posttest 81,43 dengan standar deviasi 8,536. Selain itu diperoleh hasil uji t berpasangan (Paired Samples t-test) dengan hasil P < .001 dan nilai t 10,157 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode eksperimen terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan diperoleh juga hasil uji N-Gain dengan rata-rata sebesar 0,5116 yang menunjukkan bahwa tingkat efektivitas metode eksperimen terhadap kemampuan berpikir kritis siswa termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi pembiasan cahaya pada siswa kelas 5 dengan tingkat efektivitas dalam kategori sedang.











