Kajian Perkembangan Konsep Efek Fotolistrik: Tinjauan Fisika Klasik dan Fisika Modern
DOI:
https://doi.org/10.52188/jpfs.v9i2.2272Keywords:
Efek Fotolistrik, Fisika Klasik, Fisika Kuantum, Foton, EinsteinAbstract
Efek fotolistrik menempati posisi penting dalam sejarah fisika karena menyingkapkan keterbatasan teori gelombang klasik dan membuka jalan menuju fisika kuantum. Paper ini mengkaji perkembangan konsep efek fotolistrik melalui studi pustaka, dengan membandingkan kerangka elektromagnetik klasik dan penjelasan kuantum modern. Fisika klasik, yang bersandar pada teori gelombang cahaya Maxwell, memprediksi bahwa energi kinetik elektron yang terpancar bergantung pada intensitas cahaya dan emisi dapat terjadi pada frekuensi berapa pun asalkan waktu penyinaran cukup lama. Hasil pengamatan eksperimen oleh Hertz, Hallwachs, dan Lenard justru bertentangan dengan prediksi tersebut, yaitu ditemukannya frekuensi ambang, emisi elektron yang seketika, serta energi kinetik yang tidak bergantung pada intensitas cahaya. Pada tahun 1905, Albert Einstein memecahkan anomali ini dengan mengusulkan bahwa cahaya terdiri atas kuantum energi diskret (foton), yang masing-masing membawa energi sebanding dengan frekuensinya. Hipotesis kuantum ini, yang kemudian dibuktikan secara eksperimental oleh Millikan, menjadi salah satu pilar dasar mekanika kuantum dan mengantarkan Einstein memperoleh Hadiah Nobel Fisika tahun 1921. Pergeseran dari deskripsi gelombang kontinu menuju deskripsi partikel terkuantisasi ini menggambarkan perubahan paradigma fundamental dalam fisika, dan memberikan wawasan pedagogis yang berharga bagi pendidikan fisika.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Siti Sohibah, Adam Malik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright Transfer Agreement
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) and Physics Education Programs of UNU Cirebon as publisher of the journal.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) and UNU Cirebon.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) and UNU Cirebon and the Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.













