https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/issue/feed Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) 2026-07-26T14:44:10+00:00 Fanni Zulaiha fanni-zulaiha@unucirebon.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) or called "<strong>Journal of Physics and Science Education</strong>" (in english) is a journal that focuses on research on <strong>physics education,</strong> <strong>other science education</strong> (chemistry, biology, and Natural Science), and <strong>science</strong> (theory and application of physics, chemistry, and biology). JPFS has been registered with <strong>LIPI</strong> with [<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1524415692" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN 2622-7789</a> | <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1534165910" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN 2622-822X</a>] and has been nationally accredited <a href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 4 </strong></a>based on <a title="the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education. Number 10/c/C3/DT.05.00/2025" href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener">the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Number 10/C/C3/DT.05.00/2025.</a> JPFS publishes a scientific paper on the results of the study and review of the literature in the sphere of natural science education in primary education, secondary education and higher education. Additionally, this journal also covers the issues of environmental education &amp; environmental science. Published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon. This journal is published twice a year in <strong>March</strong> and <strong>September </strong>while the first issue is in September 2018. JPFS has been indexed by<strong><a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/detail?id=8516" target="_blank" rel="noopener"> SINTA</a></strong>, <a title="garuda" href="https://garuda.ristekbrin.go.id/journal/view/20645" target="_blank" rel="noopener"><strong>Garuda</strong>,</a> <strong><a href="https://journals.indexcopernicus.com/search/details?id=125634&amp;lang=en">Copernicus</a></strong>, <a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=yfrlfxIAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Google Scholar</strong></a>, <a href="https://www.neliti.com/id/journals/jurnal-pendidikan-fisika-dan-sains" target="_blank" rel="noopener"><strong>Neliti</strong></a>, <a href="http://www.onesearch.id/Repositories/Repository?search=jurnal+pendidikan+fisika+dan+sains&amp;btn=Search" target="_blank" rel="noopener"><strong>IOS</strong></a>, <strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2622-822X" target="_blank" rel="noopener">ROAD</a></strong>, <a href="https://www.base-search.net/Search/Results?type=all&amp;lookfor=jurnal+pendidikan+fisika+dan+sains&amp;ling=1&amp;oaboost=1&amp;name=&amp;thes=&amp;refid=dcresen&amp;newsearch=1" target="_blank" rel="noopener"><strong>BASE</strong></a>, <strong><a href="https://www.citefactor.org/journal/index/23236/jurnal-pendidikan-fisika-dan-sains-jpfs" target="_blank" rel="noopener">Citefactor</a> , </strong>and <strong><a href="http://esjindex.org/search.php?id=4724" target="_blank" rel="noopener">ESJI</a></strong>.</p> https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2364 ANALISIS KETEBALAN KACA TERHADAP TINGKAT KEKERINGAN PISANG RAJA MENGGUNAKAN SOLAR DRYER 2026-07-26T14:44:10+00:00 Izzha Mayzy Az-zahra Putri izzhamayzyazzahraputri@gmail.com <p>Proses pengeringan keripik pisang tradisional di Indonesia umumnya masih mengandalkan teknik pengeringan langsung di bawah sinar matahari, yang memiliki keterbatasan seperti ketergantungan pada kondisi cuaca, waktu pemrosesan yang lama, dan risiko pencemaran lingkungan. Sebagai solusi teknologi yang ramah lingkungan, desain pengering surya telah diterapkan untuk mengurangi kadar air secara higienis. Studi ini bertujuan untuk menentukan pengaruh ketebalan kaca terhadap suhu di dalam ruang pengering dan persentase kekeringan pisang, sekaligus mengembangkan temuan tersebut menjadi bahan ajar fisika kontekstual. Studi ini merupakan eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Hasil menunjukkan bahwa variasi ketebalan kaca memiliki pengaruh signifikan namun non-linier terhadap suhu internal ruang kolektor dan tingkat kekeringan akhir produk makanan. Akumulasi suhu rata-rata tertinggi selama 3 hari dicapai oleh perlakuan kaca 8 mm (47.00°C), diikuti oleh kaca 3 mm (45.62°C), karena peran kapasitas panas material dan retensi isolasi termal. Namun, persentase kelembapan sisa tertinggi di antara pengering surya diamati pada perlakuan kaca 5 mm (29.69%), diikuti oleh perlakuan kaca 3 mm (27.20%) dan perlakuan kaca 8 mm (25.09%).</p> Copyright (c) https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2345 - Perubahan Konsepsi Mahasiswa Pendidikan Fisika melalui Pembelajaran Berbantuan Artificial Intelligence pada Materi Dinamika Sistem Bumi-Bulan 2026-07-17T03:43:19+00:00 Rizky Brehnaputrifajar Khaerudin rizkybrehnaputri@unucirebon.ac.id <p>Pemahaman konsep dinamika sistem Bumi-Bulan masih rentan terhadap miskonsepsi, sedangkan penggunaan <em>artificial intelligence</em> (AI) generatif dalam pembelajaran belum selalu disertai evaluasi kritis terhadap ketepatan jawabannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan konsepsi mahasiswa Pendidikan Fisika sebelum pembelajaran, setelah penjelasan dosen, dan setelah melakukan brainstorming dengan AI. Penelitian menggunakan desain deskriptif eksploratif dengan 16 mahasiswa. Data berupa jawaban terbuka mengenai pasang surut serta gerhana Matahari dan Bulan, tingkat keyakinan, prompt, dan jenis AI yang digunakan. Setiap jawaban dikodekan sebagai konsepsi ilmiah, konsepsi ilmiah parsial, atau miskonsepsi. Persentase konsepsi ilmiah meningkat dari 25,0% pada tahap awal menjadi 46,9% setelah penjelasan dosen dan 75,0% setelah penggunaan AI. Miskonsepsi menurun dari 31,3% menjadi 18,8% dan tidak muncul pada jawaban tertulis setelah AI. Sebanyak 53,1% unit konsepsi mengalami perubahan positif dari tahap awal ke tahap AI. Meskipun seluruh mahasiswa menyatakan yakin setelah penjelasan dosen, enam unit jawaban masih tergolong miskonsepsi. Mayoritas prompt juga berupa pengulangan langsung pertanyaan tanpa permintaan verifikasi. Pembelajaran berbantuan AI berpotensi mendukung restrukturisasi konsepsi, tetapi perlu disertai pembandingan jawaban, argumentasi, verifikasi sumber, dan asesmen lanjutan untuk memastikan pemahaman yang terinternalisasi</p> Copyright (c) https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2340 - Peningkatan Hasil Belajar Perubahan Benda melalui Pembelajaran Eksperimen di Sekolah Dasar 2026-07-16T01:39:57+00:00 Rizky Brehnaputrifajar Khaerudin rizkybrehnaputri@unucirebon.ac.id <p>Pembelajaran IPAS tentang perubahan benda memerlukan pengalaman konkret agar siswa dapat menghubungkan istilah ilmiah dengan fenomena sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perubahan hasil belajar siswa setelah pembelajaran eksperimen pada materi perubahan benda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen <em>one-group pretest posttest</em>. Subjek penelitian adalah 38 siswa kelas III SD Negeri 01 Luwungragi Brebes yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis berupa pilihan ganda (sebanyak 20 butir soal yang telah teruji valid dengan koefisien reliabilitas instrumen sebesar 0,82 menggunakan rumus Cronbach's Alpha).</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,47 pada pretest menjadi 67,50 pada posttest, dengan simpangan baku masing-masing sebesar 11,21 dan 10,85. Nilai tertinggi meningkat dari 80 menjadi 95, sedangkan nilai terendah meningkat dari 40 menjadi 50. Regresi menghasilkan <em>R Square</em> sebesar 0,060 dengan signifikansi uji F sebesar 0,138, sehingga skor awal tidak memprediksi skor akhir secara signifikan. Secara deskriptif terdapat peningkatan hasil belajar yang positif, meskipun hasil uji regresi menunjukkan ketiadaan hubungan prediktif linier yang signifikan secara statistik.</p> <p>&nbsp;</p> Copyright (c) https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2316 efektivitas pembelajaran deeper learning cycle untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi fluida statis 2026-07-09T15:58:43+00:00 Rafli Hakam saepudin Rafli hakam saepudin raflihks@gmail.com <p>Pemahaman konsep fisika pada materi fluida statis umumnya masih rendah karena proses pembelajaran belum mencapai tingkat pemaknaan mendalam. Pendekatan konvensional seringkali gagal memfasilitasi konstruksi pengetahuan secara utuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran putaran pembelajaran mendalam dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur. Hasil tinjauan terhadap berbagai kajian terdahulu secara konsisten menunjukkan bahwa penerapan model ini memberikan peningkatan pemahaman konsep yang memuaskan. Tahapan pembelajaran mendalam terbukti memicu pemikiran tingkat tinggi dan mampu menghubungkan teori fluida statis dengan fenomena dunia nyata secara efektif. Peningkatan pemahaman ini ditandai oleh perbaikan kemampuan pemecahan masalah secara terstruktur dan berkurangnya hambatan pemahaman atau salah konsep secara tajam. Dampaknya, peserta didik menjadi lebih aktif serta mandiri dalam mengonstruksi pengetahuannya sendiri. Kesimpulannya, model pembelajaran ini sangat efektif serta direkomendasikan sebagai alternatif inovatif yang kuat untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran fisika.</p> Copyright (c) https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2315 Tes 2026-07-09T08:31:38+00:00 dicky Andika dicky4ndika3@gmail.com <p>Tes</p> Copyright (c) https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2307 Tinjauan Literatur Efektivitas Virtual Lab Berbasis PhET Interactive Simulations dalam Pembelajaran Fisika 2026-07-06T12:33:29+00:00 Farhatul Zanah farhatulzanah011102@gmail.com Rahmandhani Mulvia Rahmandhanimulvia@uniga.ac.id <p>Fisika merupakan mata pelajaran yang memiliki karakteristik abstrak sehingga sering menimbulkan kesulitan dalam pemahaman konsep. Selain itu, keterbatasan fasilitas laboratorium di sekolah menjadi kendala dalam pelaksanaan praktikum fisika. Berbagai penelitian telah mengkaji penggunaan PhET Interactive Simulations dalam pembelajaran fisika, namun hasil penelitian tersebut masih tersebar pada berbagai materi dan jenjang pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis efektivitas penggunaan PhET Interactive Simulations dalam pembelajaran fisika berdasarkan publikasi periode 2016–2025. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari 24 artikel ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil analisis terhadap 24 artikel menunjukkan bahwa PhET Interactive Simulations efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, hasil belajar, dan aktivitas belajar peserta didik melalui visualisasi interaktif konsep-konsep fisika yang abstrak. Selain itu, media ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif praktikum virtual pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium. Efektivitas penggunaannya juga lebih optimal ketika diintegrasikan dengan model pembelajaran aktif yang melibatkan peserta didik secara langsung. Dengan demikian, PhET Interactive Simulations merupakan media pembelajaran yang efektif dalam mendukung pembelajaran fisika yang lebih interaktif dan bermakna.</p> Copyright (c)