Pengaruh Model Pelatihan Tenis Berbasis Pendekatan Holistik terhadap Peningkatan Keterampilan Pukulan Forehand dan Backhand

Penulis

  • Rices Jatra Universitas Islam Riau
  • Mimi Yulianti Universitas islam Riau
  • Swara Ilham Firmansyah Universitas Islam Riau
  • Muhammad Tegar Okramahenza Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i1.1115

Kata Kunci:

Pendekatan Holistik, Backhand, Forehand

Abstrak

Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh model latihan tenis berbasis pendekatan holistik terhadap peningkatan keterampilan pukulan Backhand dan Forehand pada atlet tenis junior. Model latihan holistik yang digunakan dalam penelitian ini menekankan pada integrasi aspek teknik, mental, dan fisik secara bersamaan, berbeda dengan model konvensional yang lebih berfokus pada pengulangan teknik secara mekanis.

Bahan dan Metode. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan 11 partisipan yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang mengikuti pelatihan berbasis pendekatan holistik dan kelompok kontrol yang menggunakan model latihan konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pra-tes dan pasca-tes untuk mengukur keterampilan teknik Backhand dan Forehand. Rata-rata skor pra-tes untuk Forehand adalah 15,27, sedangkan pasca-tes meningkat menjadi 17,18. Untuk Backhand, rata-rata pra-tes adalah 15,45, dan rata-rata pasca-tes adalah 16,73. Analisis statistik dilakukan dengan uji-t untuk membandingkan perbedaan skor pra-tes dan pasca-tes.

Hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor Forehand dan Backhand setelah pelatihan, tetapi perubahan tersebut tidak signifikan secara statistik. Meskipun demikian, model pelatihan holistik menunjukkan dampak positif pada peningkatan keterampilan dengan selisih (D) untuk Forehand sebesar 35,00 dan untuk Backhand sebesar 22,00. Variasi hasil pada Forehand lebih besar dengan simpangan baku pascates sebesar 3,488, sedangkan Backhand menunjukkan variasi yang lebih sedikit dengan simpangan baku pascates sebesar 3,133. Ketidakkonsistenan hasil ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan keterampilan, efektivitas model pelatihan holistik masih memerlukan pengujian lebih lanjut.

Kesimpulan. Model pelatihan berbasis pendekatan holistik lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan tenis junior dibandingkan dengan metode konvensional, terutama pada teknik Forehand. Namun, untuk mencapai hasil yang lebih konsisten, pendekatan ini perlu disesuaikan lebih lanjut. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi manfaat jangka panjang dari model pelatihan ini dan penerapannya dalam olahraga lain.

Diterbitkan

2025-03-20

Cara Mengutip

Jatra, R., Yulianti, M. ., Firmansyah, S. I. ., & Okramahenza, M. T. . (2025). Pengaruh Model Pelatihan Tenis Berbasis Pendekatan Holistik terhadap Peningkatan Keterampilan Pukulan Forehand dan Backhand. Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 5(1), 125-133. https://doi.org/10.52188/ijpess.v5i1.1115